Minggu, 22 Maret 2015

Kaitan Manusia dengan Kebudayaan

   Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, mengapa dikatakan paling sempurna? Karena manusia dibekali akal pikiran, perasaan dan kehendak yang ada di dalam jiwa manusia. Dengan adanya hal-hal tersebut manusia mampu menciptakan suatu karya.
     Apa yang dimaksud dengan kebudayaan?  Menurut Selo Sumarjan dan Soelaeman Soemardi kebudayaan merupakan semua hasil karya, rasa dan cipta manusia. Artinya kebudayaan itu diciptakan oleh manusia, bukan ada begitu saja melainkan melalui proses dimana manusia melakukan suatu kegiatan yang terus menerus dilakukan.

     Manusia dan kebudayaan memiliki hubungan keterkaitan saatu sama lain. Mengapa demikian? Dengan akal pikiran dan perasaan yang diberikan oleh Sang Pencipta manusia mampu menciptakan budaya, dan setelah budaya itu tercipta maka kebudayaan itulah yang mengatur hidup manusia agar sesuai dengan kebudayaan tersebut. Dan setiap manusia tentunya memiliki kebudayaan yang berbeda-beda karena pemikiran manusia tidaklah selalu sama.



Nama : Fransisca Wienda Astari
NPM : 14314370
Kelas : 1TA02

Senin, 16 Maret 2015

HAKIKAT MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK CIPTAAN TUHAN

    Pada tulisan kali ini saya akan mendeskripsikan apa Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Ciptaan Tuhan. Namun sebelum itu saya ingin membahas tentang pengertian manusia terlebih dahulu. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang memiliki akal pikiran dan perasaan.
Berikut ini adalah deskripsi Hakikat Manusia Sebagai Makhluk Ciptaan Tuhan :


1.  Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang terdiri dari tubuh dan jiwa yang merupakan satu kesatuan. Apa yang dimaksud dengan tubuh? Tubuh adalah bagian dari manusia yang dapat dilihat, dapat diraba, dan dapat dirasakan. Dan apa yang dimaksud dengan jiwa? Jiwa merupakan bagian dari manusia yang bersifat abstrak, tidak dapat dilihat, tidak dapat dirasakan, namun bersifat abadi. Sehingga ketika manusia meninggal tubuhnya akan hancur tetapi jiwanya akan kembali kepada Sang Pencipta.

2. Manusia merupakan makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna. Mengapa dikatakan yang paling sempurna? Karena manusia memiliki adab dan kebudayaan yang dilengkapi dengan akal, perasaan dan kehendak yang ada dalam jiwa manusia. Tentunya dengan hal-hal tersebut yang diberikan Sang Pencipta manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk. Hal ini tentunya mengharuskan manusia mempertimbangkan segala hal yang akan dia lakukan baik menciptakaan suatu kebenaran, kebaikan ataupun sebaliknya.


Nama   : Fransisca Wienda Astari
NPM   : 14314370
Kelas   : 1TA02

Senin, 09 Maret 2015

Ilmu Budaya Dasar Sebagai Mata Kuliah Dasar Umum

    Ilmu Budaya Dasar sudah tak asing lagi didengar, namun masih banyak yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan Ilmu Budaya Dasar. Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu mata kuliah dasar umum (MKDU) yang mempelajari tentang nilai-nilai, kebudayaan, dan berbagai macam masalah yang dihadapi manusia dalam kehidupan sehari-hari. Lalu mengapa kita perlu mendapatkan mata kuliah Ilmu Budaya Dasar?


Berikut pengertiannya dari beberapa tokoh :

   1. E.B. Tylor (seorang antropolog)
    Kebudayaan adalah kompleks yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hukum, adat istiadat dan kemampuan-kemampuan lain serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat.

   2.  Koentjaraningrat
    Kebudayaan adalah keseluruhan gagasan  dan karya manusia yang harus dibiasakannya dengan belajar beserta keseluruhan dari hasil budi pekertinya.

    3.  C.A. Van Peursen
    Mengartikan bahwa kebudayaan sebagai manifastasi kehidupan setiap orang, dan kehidupan setiap kelompok orang-orang, berlainan dengan hewan, maka manusia tidak hidup begitu saja dengan alam, melainkan selalu mengubah alam.

   4.   Kroerber dan Klukhon
   Kebudayaan terdiri atas berbagai pola, bertingkah laku mantap, pikiran, perasaan dan reaksi yang diperoleh dan terutama diturunkan oleh simbol-simbol yang meyusun pencapaiannya secara tersendiri dari kelompok-kelompok manusia, termasuk didalamnya perwujudan benda-benda materi, pusat esensi kebudayaan terdiri atas tradisi dan cita-cita atau paham, dan terutama keterikatan terhadap nilai-nilai.




    Kekurangan pada sistem pendidikan mengakibatkan terbentuknya manusia-manusia yang berpola pikir sempit. Hal ini dapat berdampak buruk untuk kaum muda penerus bangsa karena tentunya mereka sulit menyesuaikan kebiasaan-kebiasaan lingkungan sekitar. Untuk perguruan tinggi tentu ini perlu diperhatikan karena mata kuliah yang akan diberikan lebih spesifik ke jurusan masing-masing. Namun mahasiswa juga perlu menerima mata kuliah Ilmu Budaya Dasar untuk memperluas wawasan, mengerti akan kebiasaan-kebiasaan masyarakat lingkungan sekitar karena setiap daerah memiliki kebudayaan yang berbeda-beda. Itulah mengapa Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu Mata Kuliah Dasar Umum yang perlu kita pelajari.




Daftar Pustaka : 

Nugroho, w., & Muchji, A. (1996). Ilmu Budaya Dasar. Jakarta: Universitas Gunadarma




Nama : Fransisca Wienda Astari
NPM : 14314370
Kelas : 1TA02