Kamis, 16 Oktober 2014

Individu, Keluarga, dan Masyarakat - Tugas Ilmu Sosial Dasar





Individu, Keluarga, dan Masyarakat




Pada dasarnya manusia adalah makhluk yang hidup berkelompok dan memiliki organisme yang terbatas, tidak seperti makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya. Dalam keterbatasan organisasi ini, manusia menggunakan akalnya agar dapat berorganisasi dengan membuat sistem-sistem misalnya sistem pencaharian, sistem perlengkap hidup dan lain-lain. Sejak lahir manusia telah mengenal dan berhubungan dengan manusia lainnya. Ini berarti manusia tidak dapat hidup sendiri, dalam artian manusia membutuhkan bantuan sesama manusia. Jika manusia itu hidup sendiri dalam ruang tertutup tanpa ada hubungan dengan manusia lain, maka lekas jiwanya akan terganggu.


A. Pengertian Individu
Individu berasal dari kata "individuum" yang artinya "tak terbagi". Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) individu adalah organisme yang hidupnya berdiri sendiri, secara fisiologi ia bersifat bebas (tidak mempunyai hubungan organik dengan sesamanya). Menurut Dr. A. Lysen kata individu bukan berarti manusia sebagai suatu keseluruhan yang tak dapat dibagi melainkan sebagai suatu kesatuan yang terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan. Jadi, individu merupakan manusia perseorangan atau suatu makhluk yang sebagai kesatuan terbatas.



B. Pengertian Keluarga
Keluarga adalah kelompok terkecil dari masyarakat. Dalam hubungannya dengan perkembangan individu kelompok ini sering disebut primary groub. Kelompok inilah yang melahirkan individu dalam berbagai macam karakter dalam masyarakat.


C. Pengertian Masyarakat
Masyarakat adalah suatu kelompok manusia yang memiliki tatanan kehidupan, norma-norma, adat istiadat yang sama-sama ditaati dalam lingkungannya. Masyarakat merupakan suatu istilah yang kita kenal dalam kehidupan sehari-hari, ada masyarakat kota, masyarakat desa, masyarakat ilmiah, dan lain-lain. Dalam bahas Inggris dipakai istilah society yang berasal dari kata latin socius, yang berarti “kawan” istilah masyarakat itu sendiri berasal dari akar kata Arab yaitu Syaraka yang berarti “ ikut serta, berpartisipasi”.


D. Fungsi Keluarga dalam Ruang Lingkup Masyarakat
Dalam keluarga sering kita jumpai adanya pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan. Suatu pekerjaan yang harus dilakukan itu biasanya disebut fungsi. Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-pekerjaan yang harus dilaksanakn didalam atau oleh keluarga itu. Macam-macam fungsi keluarga adalah
1. Fungsi biologis
2. Fungsi Pemeliharaan
3. Fungsi Ekonomi
4. Fungsi Keagamaan
5. Fungsi Sosial


E. Urbanisasi
Urbanisasi yang terjadi di Indonesia yakni perpindahan penduduk dari desa ke kota dengan maksud mencari pekerjaan yang lebih layak di kota, namun hal ini menjadi masalah bagi pertumbuhan kota. Misalnya lahan kota yang semakin padat penduduk, semakin banyak pemukiman kumuh di kota, tingginya angka kemiskinan dan pengangguran, dan meningkatnya angka kriminalitas.

-Contoh Urbanisasi yang Berhasil :
Siapa yang tidak mengenal Dahlan Iskan? Sosok ini merupakan contoh personifikasi dari dongeng from rags to riches (orang miskin yang menjadi kaya raya). Dahlan Iskan merupakan seorang anak kampung tanpa akte kelahiran yang berasal dari pedalaman Magetan, memberanikan diri untuk merantau ke tanah seberang hanya dengan bekal cita-cita dan modal pekerjaan sebagai calon reporter surat kabar kecil. Sepak terjang beliau sungguh luar biasa, dan hasil yang telah beliau peroleh saat ini sangat manis pula. Berawal dari usaha penyelamatan sebuah perusahaan surat kabar yang telah sekarat, kini Dahlan Iskan merupakan salah satu menteri yang paling dikenal dan paling inspiratif di mata masyarakat. Dahlan Iskan, tak pelak lagi, merupakan contoh satu dari sekian ribu kaum urban yang berhasil mereguk sukses setelah melakukan urbanisasi.

-Contoh Urbanisasi yang Gagal :

Beijing -Cui Xinzi sudah lama membuka kios jualan jaket kulit di satu-satunya pusat perbelanjaan di Kota Baru Tieling, di timur laut China. Tapi berusaha di kota satelit yang baru berdiri selama empat tahunan itu tak membuatnya betah dan menetap di sana. 


Xinzi lebih memilih untuk tetap tinggal di rumah lamanya di kota lama Tieling. Dia sama sekali tak berminat membeli atau menyewa apartemen yang bertebaran di kota baru Tieling. Selama empat tahun terakhir, Xinzi pulang dan pergi dengan transportasi publik. 

Perempuan 30 tahunan ini sebenarnya berniat juga tinggal sampai pensiun di Kota Baru Tieling. Masalahnya, dia ragu populasi di kota baru itu akan bertambah. Tieling saat ini lebih tampak seperti 'kota hantu'.

“Saya butuh waktu yang lebih lama untuk memikirkannya (menetap atau tetap tinggal di kota lama),” kata Xinzi.

Kota Baru Tieling diluncurkan pembangunannya pada 2005. Pembangunannya adalah bagian dari rencana besar pemerintah provinsi Liaoning dan rencana besar pemerintah China yang bernama urbanisasi. 

Meski baru rencana, saat itu telah terjadi perubahan pesat di sekitar Tieling dan enam kota lain. Yakni dengan dibangunnya jalan tol dan jalur kereta api cepat yang menghubungkan kawasan itu dengan Shenyang, sebuah kota metropolis yang bisa ditempuh selama 90 menit di selatan Tieling. 

Pada 2009, pengurukan lahan basah selesai, bersamaan dengan selesainya infrastruktur baru, kanal-kanal, kantor pemerintahan, dan beberapa bangunan apartemen. PBB memberikan predikat Tieling sebagai “Tempat tinggal yang dibangun dengan baik dan modern”.


Idenya, bahwa perusahaan-perusahaan akan pindah ke kota-kota satelit lantaran harga tanah dan gaji buruh yang lebih murah. Kota Baru Tieling diperkirakan akan dihuni sekitar 60 ribu warga baru pada 2010 dan akan naik tiga kali lipat.


Apa lacur, rumah-rumah dan kamar-kamar apartemen tak ada yang menghuni. Begitu juga kawasan teknologi informasi diciptakan untuk melayani jasa back-office bagi perusahaan keuangan, seperti pusat data. 

Harapannya, kawasan itu akan ditinggali 15.000-20.000 orang pada akhir 2013. Tapi yang terjadi bikin miris. Kawasan seluas itu hanya diisi dua perusahaan, salah satunya adalah bank, dengan karyawan tak lebih dari 20 orang. 

Kawasan lain yang dirancang sebagai area logistik tak lebih baik. Meski Tieling yang berada dekat dua jalan bebas hambatan besar dan sebuah pelabuhan dengan jalur kereta api ke Shenyang dan kawasan lain di timur laut negeri tirai bambu itu, area itu tetap sepi. Keramaian di Shenyang tak menular ke sana. 

Pemerintah setempat bukannya tak berusaha. Dengan memindahkan kantor pemerintahan ke Kota Baru Tieling, harapannya akan mendorong pertambahan penduduk. Tapi, banyak pegawai kantor pemerintahan yang lebih memilih menjadi kaum komuter.

Pemerintah juga menutup beberapa sekolah di kota lama. Menurut Sun Baocai, pejabat direktur Biro Pendidikan Tieling, pemindahan itu melibatkan 50 ribu pelajar dari berbagai tingkat pendidikan. Harapannya, orang tua para pelajar ikut pindah ke dekat sekolah. 

Lantaran minimnya jasa pelayanan dan sedikitnya komunitas di kota baru, para orang tua dari ribuan siswa itu emoh untuk menetap di sana. 

Padahal, pemerintah setempat masih berniat menambah bangunan-bangunan baru di Tieling dengan anggaran sebesar US$ 1,3 miliar pada tahun ini. Termasuk galeri seni, gymnasium, dan kolam renang indoor. Akankah properti baru ini menarik penduduk? Waktu yang akan menjawabnya.



Sumber :
-http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab3-individu_keluarga_dan_masyarakat.pdf
-http://www.slideshare.net/fandyfama/tugas-biologi-pengeritan-individu-populasi-dan-komunitas
-http://politik.kompasiana.com/2012/01/11/tingginya-arus-urbanisasi-dari-desa-ke-kota-di-indonesia-429982.html
-http://edukasi.kompasiana.com/2014/01/07/urbanisasi-solusi-atau-akar-dari-disparitas-pembangunan-622776.html
-http://finance.detik.com/read/2013/08/12/115055/2327395/4/2/urbanisasi-gagal-di-kota-satelit



Nama : Fransisca Wienda Astari
NPM : 14314370
Kelas : 1TA02

Jumat, 10 Oktober 2014

Tugas Ilmu Sosial Dasar Tentang Pertumbuhan Penduduk






Deskripsi Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan Penduduk adalah sebuah perubahan populasi yang dapat berubah setiap saat, dan dihitung dalam perubahan jumlah individu sebuah populasi tersebut, untuk pengukurannya menggunakan "per waktu unit". Pertumbuhan penduduk ini tidak hanya mencakup bertambahannya populasi namun penurunannya juga. Dan Pertumbuhan Penduduk merupakan salah satu faktor penting dalam masalah sosial ekonomi pada umumnya dan masalah penduduk pada khususnya. Karena selain berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu daerah, atau negara, maupun dunia.


Pertumbuhan Penduduk di Asia

Pertumbuhan penduduk di Asia meningkat pesat setiap tahunnya, jumlah penduduk yang tinggi ini tentunya akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Benua Asia mencakup 8,7% dari total luas permukaan bumi dan terdiri dari 30% dari luas daratannya. Dengan sekitar 4,3 miliar orang, terdapat 60% dari populasi manusia dunia saat ini. Asia memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi di era modern. Misalnya, selama abad ke-20, Populasi Asia hampir empat kali lipat. Dengan jumlah penduduk yang semakin membengkak ini mengakibatkan beban tanggungan juga semakin tinggi. Anak-anak dan orang tua merupakan suatu beban tanggungan yang secara ekonomi mereka termasuk golongan yang nonproduktif. Sedangkan lapangan kerja yang tersedia belum dapat mencukupi tenaga kerja yang ada. Hal ini dapat berpengaruh terhadap jumlah pengangguran yang semakin meningkat. Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan penduduk juga mempengaruhi masalah sosial ekonomi. Dan jika masing-masing negara yang berada di benua Asia tidak dapat menemukan solusinya, pertumbuhan penduduk ini dapat menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan.


Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk
Demografi :

1. Kelahiran
Kelahiran merupakan salah satu faktor demografi yang bersifat menambah jumlah penduduk.
Faktor Penunjang :
-Nikah Muda
-Menganggap bahwa banyak anak banyak rezeky
-Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat terhadap program Keluarga Berencana (KB)
Faktor Penghambat :
-Program Keluarga Berencana adanya pembatasan jumlah anak
-Adanya batasan usia menikah
-Menunda pernikahan sampai selesai pendidikan atau mendapat pekerjaan

2.Kematian
Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk.
Faktor Pendukung :
-Sarana kesehatan yang kurang memadai
-Banyaknya kecelakaan lalu lintas
-Terjadinya bencana alam
Faktor Penghambat :
-Kesadaran masyarakat akan kesehatan
-Sarana kesehatan yang memadai

* Angka Kematian Kasar ( Crude Death Rate/CDR )


Angka kematian kasar adalah yaitu angka yang menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk tiap tahun tanpa membedakan usia dan jenis kelamin tertentu. Ini dapat dituliskan dalam rumus :


Angka kematian khusus menurut umur tertentu dapat digunakan untuk mengetahui kelompok-kelompok usia manakah yang paling banyak terdapat kematian. Umumnya pada kelompok usia tua atau usia lanjut angka ini tinggi, sedangkan pada kelompok usia muda jauh lebih rendah.

Rumusnya:

Rumusnya:

Pada umumnya bila masyarakat memiliki tingkat kesehatan yang rendah maka tingkat kematian bayi tinggi.

Selain perhitungan di atas sering dihitung pula angka kematian ibu waktu melahirkan dan angka kematian bayi baru lahir.

Untuk angka kematian bayi ukurannya sebagai berikut:
- Rendah, jika IMR antara 15-35.
- Sedang, jika IMR antara 36-75.
- Tinggi, jika IMR antara 76-125.

3.Migrasi
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu negara saja.
Faktor-faktor terjadinya migrasi, yaitu :
1. Persediaan sumber daya alam
2. Lingkungan social budaya
3. Potensi ekonomi
4. Alat masa depan
Perlu diketahui bahwa usia 15 – 49 tahun adalah usia subur bagi wanita. Pada usia itulah wanita mempunyai kemungkinan untuk dapat melahirkan anak.



* Angka Kematian Khusus Menurut Umur Tertentu (Age Specific Death Rate = ASDR)
* Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate = IMR)
Angka kematian bayi adalah angka yang menunjukkan jumlah kematian bayi tiap seribu bayi yang lahir.
Bayi adalah kelompok orang yang berusia 0-1 tahun.
Besarnya angka kematian bayi dapat dijadikan petunjuk atau indikator tingkat kesehatan dan kesejahteraan penduduk.

Rabu, 01 Oktober 2014

Tugas Ilmu Sosial Dasar (softskill)


Pengertian Ilmu Sosial Dasar


Banyak yang sering mendengar "Ilmu Sosial Dasar" tapi tidak banyak yang mengerti apa sih definisi dari "Ilmu Sosial Dasar"? Untuk itu saya di sini akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan Ilmu Sosial Dasar. Ilmu Sosial Dasar merupakan satuan pengetahuan yang digunakan untuk usaha pendidikan yang menelaah masalah-masalah sosial khususnya dilakukan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan berbagai macam fakta, konsep, dan teori dari bidang pengetahuan dalam ilmu-ilmu sosial, seperti : sejarah, sosiologi, ekonomi, geografi sosial, antropologi, dan psykologi sosial. Tapi bukan berarti Ilmu Sosial Dasar adalah gabungan dari ilmu-ilmu sosial yang dipadukan, karena masing-masing sebagai disiplin ilmu yang memiliki obyek dan metode ilmiyahnya tidak mungkin dipadukan.Dan Ilmu Sosial Dasar juga bukanlah disiplin ilmu tersendiri, karena Ilmu Sosial Dasar tidak memiliki obyek dan metode ilmiyah tersendiri untuk melakukan penelitian sebagaimana suatu disiplin ilmu. Jadi, Ilmu Sosial Dasar itu merupakan suatu Bahan Study atau Program Pengerjaan yang dirancang khusus untuk kepentingan pendidikan/pengerjaan yang biasanya diberikan di Perguruan Tinggi dengan maksud agar daya tangkap, presepsi, dan penalaran mahasiswa lebih peka dalam menelaah masalah-masalah sosial.

Ada juga pengertian Ilmu Sosial Dasar menurut para ahli/tokoh :

1. LEWIS
Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dicapai, dihasilkan dan ditetapkan dalam interaksi sehari-hari antara warga negara dan pemerintahannya

2. KEITH JACOBS

Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dibangun dan terjadi dalam sebuah situs komunitas

3. RUTH AYLETT

Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai sebuah perbedaan namun tetap inheren dan terintegrasi

4. PAUL ERNEST

Ilmu Sosial Dasar lebih dari sekedar jumlah manusia secara individu karena mereka terlibat dalam berbagai kegiatan bersama

5. PHILIP WEXLER

Ilmu Sosial Dasar adalah sifat dasar dari setiap individu manusia

6. ENDA M. C 

Ilmu Sosial Dasar adalah cara tentang bagaimana para individu saling berhubungan

7. LENA DOMINELLI

Ilmu Sosial Dasar adalah merupakan bagian yang tidak utuh dari sebuah hubungan manusia sehingga membutuhkan pemakluman atas hal-hal yang bersifat rapuh di dalamnya.

8. PETER HERMAN

Ilmu Sosial Dasar adalah sesuatu yang dipahami sebagai suatu perbedaan namun tetap merupakan sebagai satu kesatuan

9. ENGIN FAHRI. I

Sosial adalah sebuah inti dari bagaimana para individu berhubungan walaupun masih juga diperdebatkan tentang pola berhubungan para individu tersebut



ILMU SOSIAL DASAR DAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial memiliki persamaan dan perbedaan.

Persamaan antara Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial :
1. Keduanya merupakan bahan pembelajaran untuk kepentingan pendidikan
2. Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
3. Keduanya memiliki materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial

Perbedaan antara Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial :
1. Ilmu Sosial Dasar biasanya diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial diberikan di Sekolah Dasar dan Sekolah Lanjutan
2. Ilmu Sosial Dasar merupakan mata kuliah tunggal (bersifat khusus), sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan keompok dari sejumlah mata pelajaran (bersifat umum)
3. Ilmu Sosial Dasar lebih kepada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan Ilmu Pengetahuan Sosial hanya untuk pengetahuan dan keterampilan intelektual.



Sumber :


-http://elearning.gunadarma.ac.id/docmodul/mkdu_isd/bab1-ilmu_sosial_dasar_sebagai_salah_satu_mata_kuliah_umum.pdf

-http://carapedia.com/pengertian_definisi_sosial_menurut_para_ahli_info516.html


Nama : Fransisca Wienda Astari

NPM : 14314370
Kelas : 1TA02