Jumat, 10 Oktober 2014

Tugas Ilmu Sosial Dasar Tentang Pertumbuhan Penduduk






Deskripsi Pertumbuhan Penduduk

Pertumbuhan Penduduk adalah sebuah perubahan populasi yang dapat berubah setiap saat, dan dihitung dalam perubahan jumlah individu sebuah populasi tersebut, untuk pengukurannya menggunakan "per waktu unit". Pertumbuhan penduduk ini tidak hanya mencakup bertambahannya populasi namun penurunannya juga. Dan Pertumbuhan Penduduk merupakan salah satu faktor penting dalam masalah sosial ekonomi pada umumnya dan masalah penduduk pada khususnya. Karena selain berpengaruh terhadap jumlah dan komposisi penduduk juga akan berpengaruh terhadap kondisi sosial ekonomi suatu daerah, atau negara, maupun dunia.


Pertumbuhan Penduduk di Asia

Pertumbuhan penduduk di Asia meningkat pesat setiap tahunnya, jumlah penduduk yang tinggi ini tentunya akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat. Benua Asia mencakup 8,7% dari total luas permukaan bumi dan terdiri dari 30% dari luas daratannya. Dengan sekitar 4,3 miliar orang, terdapat 60% dari populasi manusia dunia saat ini. Asia memiliki tingkat pertumbuhan yang tinggi di era modern. Misalnya, selama abad ke-20, Populasi Asia hampir empat kali lipat. Dengan jumlah penduduk yang semakin membengkak ini mengakibatkan beban tanggungan juga semakin tinggi. Anak-anak dan orang tua merupakan suatu beban tanggungan yang secara ekonomi mereka termasuk golongan yang nonproduktif. Sedangkan lapangan kerja yang tersedia belum dapat mencukupi tenaga kerja yang ada. Hal ini dapat berpengaruh terhadap jumlah pengangguran yang semakin meningkat. Dapat disimpulkan bahwa pertumbuhan penduduk juga mempengaruhi masalah sosial ekonomi. Dan jika masing-masing negara yang berada di benua Asia tidak dapat menemukan solusinya, pertumbuhan penduduk ini dapat menjadi hal yang sangat mengkhawatirkan.


Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Penduduk
Demografi :

1. Kelahiran
Kelahiran merupakan salah satu faktor demografi yang bersifat menambah jumlah penduduk.
Faktor Penunjang :
-Nikah Muda
-Menganggap bahwa banyak anak banyak rezeky
-Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat terhadap program Keluarga Berencana (KB)
Faktor Penghambat :
-Program Keluarga Berencana adanya pembatasan jumlah anak
-Adanya batasan usia menikah
-Menunda pernikahan sampai selesai pendidikan atau mendapat pekerjaan

2.Kematian
Kematian bersifat mengurangi jumlah penduduk.
Faktor Pendukung :
-Sarana kesehatan yang kurang memadai
-Banyaknya kecelakaan lalu lintas
-Terjadinya bencana alam
Faktor Penghambat :
-Kesadaran masyarakat akan kesehatan
-Sarana kesehatan yang memadai

* Angka Kematian Kasar ( Crude Death Rate/CDR )


Angka kematian kasar adalah yaitu angka yang menunjukkan jumlah kematian tiap 1000 penduduk tiap tahun tanpa membedakan usia dan jenis kelamin tertentu. Ini dapat dituliskan dalam rumus :


Angka kematian khusus menurut umur tertentu dapat digunakan untuk mengetahui kelompok-kelompok usia manakah yang paling banyak terdapat kematian. Umumnya pada kelompok usia tua atau usia lanjut angka ini tinggi, sedangkan pada kelompok usia muda jauh lebih rendah.

Rumusnya:

Rumusnya:

Pada umumnya bila masyarakat memiliki tingkat kesehatan yang rendah maka tingkat kematian bayi tinggi.

Selain perhitungan di atas sering dihitung pula angka kematian ibu waktu melahirkan dan angka kematian bayi baru lahir.

Untuk angka kematian bayi ukurannya sebagai berikut:
- Rendah, jika IMR antara 15-35.
- Sedang, jika IMR antara 36-75.
- Tinggi, jika IMR antara 76-125.

3.Migrasi
Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk dari tempat yang satu ke tempat lain. Dalam mobilitas penduduk terdapat migrasi internasional yang merupakan perpindahan penduduk yang melewati batas suatu negara ke negara lain dan juga migrasi internal yang merupakan perpindahan penduduk yang berkutat pada sekitar wilayah satu negara saja.
Faktor-faktor terjadinya migrasi, yaitu :
1. Persediaan sumber daya alam
2. Lingkungan social budaya
3. Potensi ekonomi
4. Alat masa depan
Perlu diketahui bahwa usia 15 – 49 tahun adalah usia subur bagi wanita. Pada usia itulah wanita mempunyai kemungkinan untuk dapat melahirkan anak.



* Angka Kematian Khusus Menurut Umur Tertentu (Age Specific Death Rate = ASDR)
* Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate = IMR)
Angka kematian bayi adalah angka yang menunjukkan jumlah kematian bayi tiap seribu bayi yang lahir.
Bayi adalah kelompok orang yang berusia 0-1 tahun.
Besarnya angka kematian bayi dapat dijadikan petunjuk atau indikator tingkat kesehatan dan kesejahteraan penduduk.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar