Presiden pertama Indonesia, Bapak Soekarno mengatakan :
"Beri aku satu pemuda, akan ku guncang Indonesia. Dan beri aku
sepuluh pemuda, maka akan ku guncang dunia"
Perumpamaan yang diberikan Bapak Soekarno menunjukan bahwa betapa
besarnya kekuatana yang dimiliki oleh kaum muda. Khususnya untuk kemajuan
bangsa ini, peran kaum muda sangatlah penting. Karena kaum muda adalah gambaran
masa depan suatu negara.
Gambaran Pemuda-Pemudi Saat Ini
Kaum muda pada saat ini, sudah banyak yang sadar akan perannya
terhadap keemajuan bangsa. Rasa nasionalisme kini mulai tumbuh dalam diri kaum
muda. Salah satunya Iim Karimah, dokter muda yang mengabdi di pelosok
daerah. Dokter muda lulusan Universitas Brawijaya ini sedang mengemban
tugas mengubah paradigma masyarakat mengenai kesehatan. Ini adalah sebuah
program Pencerahan Nusantara yang digagas oleh Kantor Utusan Khusus Presiden RI
untuk Millenium Development Goals (KUKP-RI MDGs). Iim Karimah mengabdi di
Puskesmas Ogotua di Kecamatan Dampa Utara, Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah
bersama seorang bidan, seorang perawat dan dua orang pemerhati kesehatan.
Tantangan yang terbesar bagi Iim, adalah masyarakat belum sepenuhnya menaruh
kepercayaan pada ilmu kedokteran, mayoritas warga masih percaya pada pengobatan
tradisional.
Namun, beberapa kaum muda masih belum menyadari perannya terhadap
kemajuan bangsa. Banyak diantara mereka yang menghabiskan masa mudanya dengan
berfoya-foya dan melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Seperti halnya
tawuran, mencoba narkoba dan lain sebagainya. Mereka tidak menyadari bahwa hal
itu dapat merenggut masa mudanya bahkan nyawanya.
Pemerataan Pendidikan di Indonesia
Apa yang dimaksud dengan Pemerataan Pendidikan? Pemerataan berasal
dari kata "rata", menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia rata artinya
memiliki permukaan yang sama, tersebar ke segenap penjuru, sama-sama memperoleh
jumlah yang sama. Dapat disimpulkan Pemerataan Pendidikan adalah proses,
cara dan perbuatan memeratakan pelaksanaan pendidikan di segala penjuru
Indonesia.
Pada saat ini pemerataan pendidikan di Indonesia masih belum baik. Di
kota-kota besar fasilitas yang tersedia sudah cukup memadai, sedangkan di
daerah-daerah terpencil fasilitas seadanya bahkan bisa dikatakan
sangat kurang. Padahal pendidikan adalah hal yang sangat penting untuk
menunjang pembentukan generasi bangsa. Tidak meratanya proses pelaksanaan
pendidikan juga dapat menghambat perkembangan Indonesia.
Bukan hanya fasilitas sekolah secara fisik, tetapi tenaga pengajar pun
saat ini masih kurang, khususnya di daerah-daerah terpencil.
Kita sebagai kaum muda harusnya sadar dan mengerti akan bangsa
sendiri, bukan malah egois dan menutup mata akan hal yang berada di sekitar
kita. Jangan hanya mengandalkan pemerintah untuk menangani masalah-masalah
ini,kita juga harus bergerak dalam membangun Indonesia yang lebih baik.
Sumber :
-http://muda.kompasiana.com/2012/08/29/potensi-pemuda-indonesia-482745.html
-http://www.artikel-keren.com/view/530212188552438486/5-pemuda-indonesia-yang-mengharumkan-nama-bangsa#sthash.rV54HqxR.dpbs
-http://kbbi.web.id/rata
-http://edukasi.kompasiana.com/2014/04/18/pemerataan-pendidikan-di-indonesia-648911.html
-http://www.m-edukasi.web.id/2012/09/pemerataan-pendidikan.html
Nama : Fransisca Wienda Astari
NPM : 14314370
Kelas : 1TA02

Tidak ada komentar:
Posting Komentar